CATATAN MUSAFIR JAGAD
Bismillah,
Wahai Para Musafir Dunia,
Dengan izin Alloh hari terus berlalu tanpa terasa telah mendekati tahun 2019, dan akan meninggalkan tahun 2018. Lihatlah dunia ini dengan mata hatimu. Berbagai bencana dan musibah banyak terjadi di tahun 2018, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kekeringan, sunami, puting beliung, dll. Alam dengan izin Alloh seolah-olah ‘berbicara’ dengan bahasanya masing2. Tidak sedikit nyawa manusia menjadi korban dan tidak sedikit juga harta benda lenyap seketika dan rusak ditelan dahsyatnya bencana dan musibah tersebut. Apa arti dari semua ini Lur ???
Telah terjadi kerusakan di dunia ini, baik itu di darat, di laut, dan di udara. Disebabkan kezholiman yg dilakukan oleh manusia guna memenuhi syahwat duniawinya. Dan juga telah terjadi musibah dalam agama, kerusakan moral dan budi pekerti (akhlak) manusia di semua tingkatan umur, strata dan status sosial. Kemaksiatan semakin merajalela terjadi dimana-mana.
Semua peringatan dan teguran Alloh lewat musibah dan bencana alam itu terjadi akibat dari ulah manusia itu sendiri, bukan karena Alloh berbuat zholim pada hamba2-Nya.
Kita sbg hamba-Nya yg beriman, seharusnya bisa mengambil hikmah dari semua peristiwa itu, agar berpikir, mawas diri, dan kembali kepada kebenaran yg haqiqi dan meninggalkan kezoliman2. Hendaknya setiap orang yg berakal (beriman) segera melakukan muhasabah dan introspeksi diri. Renungkan dan perhatikanlah apa yg telah dilakukan di tahun 2018 yg akan berlalu ini.
Apabila engkau telah lalai dan kurang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan dan menetapi kewajibanmu sebagai hamba Alloh yaitu ibadah pada Alloh sesuai dengan tuntunan dan syariat-Nya (QHJ), maka segeralah bertobat kepada–Nya dengan tobat nasuha. Segeralah berbenah diri dengan berusaha mengejar dan mendapatkan sesuatu yg tersia-siakan ditahun 2018.
Apabila ternyata engkau di tahun 2018 selalu berbuat zolim dan maksiat, segeralah dengan izin Alloh meninggalkannya dan merubahnya menjadi lebih baik sebelum datang maut menjemputmu. Dan apabila engkau termasuk orang2 yg dianugerahi dan dirohmati Alloh bisa istiqomah dalam menetapi kewajiban ibadah pada Alloh sesuai pedoman keimanan QHJ, hendaknya teruslah berusaha untuk meningkatkan kualitas ibadah dan amalan sholih-mu. Selimutilah dirimu dengan keislaman, keimanan dan ketaqwaan yg lebih baik lagi. Berjalanlah engkau didunia ini dengan zuhud, tawadhu’, wara’ dan bijak. Letakkan dunia ditanganmu jangan masukkan kedalam hatimu.
Perbanyaklah bersyukur pada Alloh dengan memuji-Nya, dan wujudkan syukurmu dengan menertibkan ibadah wajib dan melaksanakan sunnah Rasul-Nya dengan sakpol kemampuanmu. Dan hendaklah perbanyak do’a dan tawakal pada Alloh, mohon keteguhan iman agar bisa menggapai khusnul khotimah ketika ajalmu tiba. Fahamilah dan ambil hikmahnya dari bbrp dalil QH dibawah ini.
Alloh Ta’ala berfirman :
يُقَلِّبُ اللَّهُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لِّأُوْلِي الْأَبْصَارِ
"Alloh mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yg demikian itu terdapat pelajaran yg besar bagi orang2 yg mempunyai penglihatan." (QS. an-Nur 44).
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (18) وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (19) لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ (20)
“Wahai orang2 iman, bertakwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yg telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Alloh, ssg nya Alloh Maha Mengetahui apa yg kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang2 yg lupa kepada Alloh, lalu Alloh menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang2 yg fasik. Tidaklah sama penghuni2 neraka dengan penghuni2 surga, penghuni2 surga itulah orang-orang yg beruntung.” (QS. Al-Hasyr 18 – 20).
Nabi SAW ketika menasihati seorang sahabat, beliau bersabda :
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
“Mengaislah kebaikan engkau pada 5 keadaan sebelum datang 5 keadaan : (1) pada masa mudamu sebelum datang masa tuamu, (2) pada masa sehatmu sebelum datang sakitmu, (3) pada masa cukupmu sebelum datang kefakiranmu, (4) pada kesempatanmu sebelum datang kesibukanmu, dan (5) pada hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Hakim 7846, shohih).
Rasulullah SAW bersabda :
كلّ الناسِ يغدو؛ فبائعٌ نَفسَه فمُعتِقها أو موبِقها
“Setiap hari, semua orang melanjutkan perjalanan hidupnya, keluar mempertaruhkan dirinya. Ada yg membebaskan dirinya dan ada pula yg mencelakakannya.” (HR. Muslim).
Rasulullah SAW bersabda : ”Tidak akan datang suatu tahun, kecuali tahun sesudahnya akan lebih jelek (agamanya dan budi pekertinya) dari tahun sebelumnya”. (HR. Bukhori).
Semoga Alloh paring untuk kita semua anugrah, rohmat, hikmah, manfaat, afiyat, pertolongan, hidayah taufik QHJ, sukses dunia akhirot, budi pekerti yg luhur, khusnul khotimah, dan aman selamat lancar barokah, aamiiin…
Alhamdulillah jazakumullohu khoiro, mohon maaf jika ada kesalahan dan hal2 yg kurang berkenan dari saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar